h1

Dewi Persik Goyang Panggung Roboh

7 April 2009

31/03/2009 18:13 – Pemilu 2009
Goyang Dewi Persik Robohkan Panggung Kampanye Golkar

Liputan6.com, Kendari: Musik dangdut masih menjadi daya tarik partai politik untuk menjaring massa. Seperti kampanye Partai Golkar di Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (31/3). Goyangan Dewi Persik membius para peserta kampanye. Bisa jadi goyangan sang biduan lebih menarik ketimbang ocehan para juru kampanye.

Bahkan saking hebohnya, panggung kampanye nyaris roboh. Panik, baik sang penyanyi maupun penontonnya mencoba menyelamatkan diri. Ternyata sebagian tiang panggung patah akibat tak mampu menahan beban di atasnya.

Namun, kampanye tetap berlanjut. Usai Ketua DPP Golkar Agung Laksono menyampaikan orasinya, goyang dangdut dilanjutkan. Bahkan, makin siang makin erotis. Entah lupa atau pura-pura tidak tahu. Pasalnya, aksi tidak santun itu juga disaksikan anak-anak.

Musik dangdut memang masih menjadi andalan parpol. Kehadiran Raja Dangdut di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, juga nyaris memakan korban lantaran panggung roboh. Lantunan lagu-lagu cinta Roma Irama membuat simpatisan PPP bergoyang tiada henti.

Baru enam lagu berkumandang, tiba-tiba panggung tempat duduk para calon legislatif di sisi kiri panggung utama roboh. Tiga orang luka ringan dan seorang lainnya retak tulang kaki.(BOG/Arwan Ganda Saputra dan Asdar)

h1

Bayi Tewas Setelah Dibedah dengan Kaca Jendela

7 April 2009

Liputan 6 – Minggu, April 5

Liputan6.com, Ambon: Risna, bayi berusia delapan bulan tewas mengenaskan dengan luka menganga di kakinya setelah dibedah dengan pecahan kaca di Rumah Sakit Umum Al-Fatah, Ambon, Maluku. Diduga, bayi itu tewas akibat malapraktik yang dilakukan seorang dokter berinisial N.

Kini, jenazah korban terbujur kaku di ruang mayat RS Bhayangkara Kepolisian Daerah Maluku. Selain terdapat luka lebam di perut Risna, di kedua pergelangan kakinya juga terdapat luka yang menganga. Luka itu berlubang sedalam dua sentimeter hingga terlihat tulangnya.

Menurut Anci, ibu korban, kejadian berawal ketika Risna dilarikan ke RSU Al-Fatah oleh nenek dan ibunya pada Sabtu (4/4) sekitar pukul 01.00 waktu setempat. Saat itu Risna membutuhkan pertolongan karena mengalami diare. Setibanya di rumah sakit, Risna diletakkan di ruang unit gawat darurat.

Dokter jaga berinisial N langsung memberi infus. Saat akan diinfus, dokter kesulitan mencari pembuluh darah untuk memasukkan jarum infus. Dokter pun membedah salah satu pergelangan kaki Risna menggunakan pecahan kaca. Karena tak menemukan pembuluh darah di kaki kanan Risna, dokter berpindah ke kaki kiri, namun tak juga mendapati pembuluh darah. Luka di kaki kanan sempat dijahit, namun luka di kaki kiri belum dijahit. Dokter beralasan akan menjahitnya setelah salat subuh.

Akibat menunggu lama, Risna mengejang dan terus mengeluarkan darah di kaki kirinya. Karena panik, Aminah, nenek Risna memutuskan membawa pulang cucunya. Namun, dalam perjalanan menuju rumahnya di kawasan Air Salobar, Risna meninggal Sabtu pagi sekitar pukul 06.00 waktu setempat.

Korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk divisum. Namun saat diminta persetujuan otopsi oleh polisi, keluarga korban yang miskin tidak mampu membayar biaya otopsi.

Menyadari kematian Risna yang tidak wajar, Aminah dan Anci melaporkan peristiwa itu ke Markas Kepolisian Resor Pulau Ambon. Aparat Polres langsung mendatangi rumah sakit untuk menyelidiki. Polisi kemudian menggeledah dan mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya bekas jarum suntik infus serta perban yang penuh dengan ceceran darah korban.

Pihak RS Al-Fatah Ambon hingga kini belum memberikan keterangan terkait dugaan malapraktik tersebut. Sementara dokter jaga berinisial N kabur dan belum memberikan keterangan.(UPI/Juhri Samanery)

h1

Nabi Muhammad S.A.W. Yang No.1

24 Februari 2009

NABI MUHAMMAD (570 M – 632 M). Masuk dalam urutan #1 dari 100 tokoh paling berpengaruh dalam sejarah.

Jatuhnya pilihan saya kepada Nabi Muhammad dalam urutan pertama daftar Seratus Tokoh yang berpengaruh di dunia mungkin mengejutkan sementara pembaca dan mungkin jadi tanda tanya sebagian yang lain. Tapi saya berpegang pada keyakinan saya, dialah Nabi Muhammad satu-satunya manusia dalam sejarah yang berhasil meraih sukses-sukses luar biasa baik ditilik dari ukuran agama maupun ruang lingkup duniawi.

Berasal-usul dari keluarga sederhana, Muhammad menegakkan dan menyebarkan salah satu dari agama terbesar di dunia, Agama Islam. Dan pada saat yang bersamaan tampil sebagai seorang pemimpin tangguh, tulen, dan efektif. Kini tiga belas abad sesudah wafatnya, pengaruhnya masih tetap kuat dan mendalam serta berakar.

Sebagian besar dari orang-orang yang tercantum di dalam buku ini merupakan makhluk beruntung karena lahir dan dibesarkan di pusat-pusat peradaban manusia, berkultur tinggi dan tempat perputaran politik bangsa-bangsa. Muhammad lahir pada tahun 570 M, di kota Mekkah, di bagian agak selatan Jazirah Arabia, suatu tempat yang waktu itu merupakan daerah yang paling terbelakang di dunia, jauh dari pusat perdagangan, seni maupun ilmu pengetahuan. Menjadi yatim-piatu di umur enam tahun, dibesarkan dalam situasi sekitar yang sederhana dan rendah hati. Sumber-sumber Islam menyebutkan bahwa Muhamnmad seorang buta huruf. Keadaan ekonominya baru mulai membaik di umur dua puluh lima tahun tatkala dia kawin dengan seorang janda berada. Bagaimanapun, sampai mendekati umur empat puluh tahun nyaris tak tampak petunjuk keluarbiasaannya sebagai manusia.

Umumnya, bangsa Arab saat itu tak memeluk agama tertentu kecuali penyembah berhala Di kota Mekkah ada sejumlah kecil pemeluk-pemeluk Agama Yahudi dan Nasrani, dan besar kemungkinan dari merekalah Muhammad untuk pertama kali mendengar perihal adanya satu Tuhan Yang Mahakuasa, yang mengatur seantero alam. Tatkala dia berusia empatpuluh tahun, Muhammad yakin bahwa Tuhan Yang Maha Esa ini menyampaikan sesuatu kepadanya dan memilihnya untuk jadi penyebar kepercayaan yang benar.

Selama tiga tahun Muhammad hanya menyebar agama terbatas pada kawan-kawan dekat dan kerabatnya. Baru tatkala memasuki tahun 613 dia mulai tampil di depan publik. Begitu dia sedikit demi sedikit punya pengikut, penguasa Mekkah memandangnya sebagai orang berbahaya, pembikin onar. Di tahun 622, cemas terhadap keselamatannya, Muhammad hijrah ke Madinah, kota di utara Mekkah berjarak 200 mil. Di kota itu dia ditawari posisi kekuasaan politik yang cukup meyakinkan.

Peristiwa hijrah ini merupakan titik balik penting bagi kehidupan Nabi. Di Mekkah dia susah memperoleh sejumlah kecil pengikut, dan di Medinah pengikutnya makin bertambah sehingga dalam tempo cepat dia dapat memperoleh pengaruh yang menjadikannya seorang pemegang kekuasaan yang sesungguhnya. Pada tahun-tahun berikutnya sementara pengikut Muhammad bertumbuhan bagai jamur, serentetan pertempuran pecah antara Mektah dan Madinah. Peperangan ini berakhir tahun 630 dengan kemenangan pada pihak Muhammad, kembali ke Mekkah selaku penakluk. Sisa dua setengah tahun dari hidupnya dia menyaksikan kemajuan luar-biasa dalam hal cepatnya suku-suku Arab memeluk Agama Islam. Dan tatkala Muhammad wafat tahun 632, dia sudah memastikan dirinya selaku penguasa efektif seantero Jazirah Arabia bagian selatan.

Suku Bedewi punya tradisi turun-temurun sebagai prajurit-prajurit yang tangguh dan berani. Tapi, jumlah mereka tidaklah banyak dan senantiasa tergoda perpecahan dan saling melabrak satu sama lain. Itu sebabnya mereka tidak bisa mengungguli tentara dari kerajaan-kerajaan yang mapan di daerah pertanian di belahan utara. Tapi, Muhammadlah orang pertama dalam sejarah, berkat dorongan kuat kepercayaan kepada keesaan Tuhan, pasukan Arab yang kecil itu sanggup melakukan serentetan penaklukan yang mencengangkan dalam sejarah manusia. Di sebelah timurlaut Arab berdiri Kekaisaran Persia Baru Sassanids yang luas. Di baratlaut Arabia berdiri Byzantine atau Kekaisaran Romawi Timur dengan Konstantinopel sebagai pusatnya.

Ditilik dari sudut jumlah dan ukuran, jelas Arab tidak bakal mampu menghadapinya. Namun, di medan pertempuran, pasukan Arab yang membara semangatnya dengan sapuan kilat dapat menaklukkan Mesopotamia, Siria, dan Palestina. Pada tahun 642 Mesir direbut dari genggaman Kekaisaran Byzantine, dan sementara itu balatentara Persia dihajar dalam pertempuran yang amat menentukan di Qadisiya tahun 637 dan di Nehavend tahun 642.

Tapi, penaklukan besar-besaran –di bawah pimpinan sahabat Nabi dan penggantinya Abu Bakr dan Umar ibn al-Khattab– itu tidak menunjukkan tanda-tanda stop sampai di situ. Pada tahun 711, pasukan Arab telah menyapu habis Afrika Utara hingga ke tepi Samudera Atlantik. Dari situ mereka membelok ke utara dan menyeberangi Selat Gibraltar dan melabrak kerajaan Visigothic di Spanyol.

Sepintas lalu orang mesti mengira pasukan Muslim akan membabat habis semua Nasrani Eropa. Tapi pada tahun 732, dalam pertempuran yang masyhur dan dahsyat di Tours, satu pasukan Muslimin yang telah maju ke pusat negeri Perancis pada akhirnya dipukul oleh orang-orang Frank. Biarpun begitu, hanya dalam tempo secuwil abad pertempuran, orang-orang Bedewi ini -dijiwai dengan ucapan-ucapan Nabi Muhammad- telah mendirikan sebuah empirium membentang dari perbatasan India hingga pasir putih tepi pantai Samudera Atlantik, sebuah empirium terbesar yang pernah dikenal sejarah manusia. Dan di mana pun penaklukan dilakukan oleh pasukan Muslim, selalu disusul dengan berbondong-bondongnya pemeluk masuk Agama Islam.

Ternyata, tidak semua penaklukan wilayah itu bersifat permanen. Orang-orang Persia, walaupun masih tetap penganut setia Agama Islam, merebut kembali kemerdekaannya dari tangan Arab. Dan di Spanyol, sesudah melalui peperangan tujuh abad lamanya akhirnya berhasil dikuasai kembali oleh orang-orang Nasrani. Sementara itu, Mesopotamia dan Mesir dua tempat kelahiran kebudayaan purba, tetap berada di tangan Arab seperti halnya seantero pantai utara Afrika. Agama Islam, tentu saja, menyebar terus dari satu abad ke abad lain, jauh melangkah dari daerah taklukan. Umumnya jutaan penganut Islam bertebaran di Afrika, Asia Tengah, lebih-lebih Pakistan dan India sebelah utara serta Indonesia. Di Indonesia, Agama Islam yang baru itu merupakan faktor pemersatu. Di anak benua India, nyaris kebalikannya: adanya agama baru itu menjadi sebab utama terjadinya perpecahan.

Apakah pengaruh Nabi Muhammad yang paling mendasar terhadap sejarah ummat manusia? Seperti halnya lain-lain agama juga, Islam punya pengaruh luar biasa besarnya terhadap para penganutnya. Itu sebabnya mengapa penyebar-penyebar agama besar di dunia semua dapat tempat dalam buku ini. Jika diukur dari jumlah, banyaknya pemeluk Agama Nasrani dua kali lipat besarnya dari pemeluk Agama Islam, dengan sendirinya timbul tanda tanya apa alasan menempatkan urutan Nabi Muhammad lebih tinggi dari Nabi Isa dalam daftar. Ada dua alasan pokok yang jadi pegangan saya. Pertama, Muhammad memainkan peranan jauh lebih penting dalam pengembangan Islam ketimbang peranan Nabi Isa terhadap Agama Nasrani. Biarpun Nabi Isa bertanggung jawab terhadap ajaran-ajaran pokok moral dan etika Kristen (sampai batas tertentu berbeda dengan Yudaisme), St. Paul merupakan tokoh penyebar utama teologi Kristen, tokoh penyebarnya, dan penulis bagian terbesar dari Perjanjian Lama.

Sebaliknya Muhammad bukan saja bertanggung jawab terhadap teologi Islam tapi sekaligus juga terhadap pokok-pokok etika dan moralnya. Tambahan pula dia “pencatat” Kitab Suci Al-Quran, kumpulan wahyu kepada Muhammad yang diyakininya berasal langsung dari Allah. Sebagian terbesar dari wahyu ini disalin dengan penuh kesungguhan selama Muhammad masih hidup dan kemudian dihimpun dalam bentuk yang tak tergoyangkan tak lama sesudah dia wafat. Al-Quran dengan demikian berkaitan erat dengan pandangan-pandangan Muhammad serta ajaran-ajarannya karena dia bersandar pada wahyu Tuhan. Sebaliknya, tak ada satu pun kumpulan yang begitu terperinci dari ajaran-ajaran Isa yang masih dapat dijumpai di masa sekarang. Karena Al-Quran bagi kaum Muslimin sedikit banyak sama pentingnya dengan Injil bagi kaum Nasrani, pengaruh Muhammad dengan perantaraan Al-Quran teramatlah besarnya. Kemungkinan pengaruh Muhammad dalam Islam lebih besar dari pengaruh Isa dan St. Paul dalam dunia Kristen digabung jadi satu. Diukur dari semata mata sudut agama, tampaknya pengaruh Muhammad setara dengan Isa dalam sejarah kemanusiaan.

Lebih jauh dari itu (berbeda dengan Isa) Muhammad bukan semata pemimpin agama tapi juga pemimpin duniawi. Fakta menunjukkan, selaku kekuatan pendorong terhadap gerak penaklukan yang dilakukan bangsa Arab, pengaruh kepemimpinan politiknya berada dalam posisi terdepan sepanjang waktu.

Dari pelbagai peristiwa sejarah, orang bisa saja berkata hal itu bisa terjadi tanpa kepemimpinan khusus dari seseorang yang mengepalai mereka. Misalnya, koloni-koloni di Amerika Selatan mungkin saja bisa membebaskan diri dari kolonialisme Spanyol walau Simon Bolivar tak pernah ada di dunia. Tapi, misal ini tidak berlaku pada gerak penaklukan yang dilakukan bangsa Arab. Tak ada kejadian serupa sebelum Muhammad dan tak ada alasan untuk menyangkal bahwa penaklukan bisa terjadi dan berhasil tanpa Muhammad. Satu-satunya kemiripan dalam hal penaklukan dalam sejarah manusia di abad ke-13 yang sebagian terpokok berkat pengaruh Jengis Khan. Penaklukan ini, walau lebih luas jangkauannya ketimbang apa yang dilakukan bangsa Arab, tidaklah bisa membuktikan kemapanan, dan kini satu-satunya daerah yang diduduki oleh bangsa Mongol hanyalah wilayah yang sama dengan sebelum masa Jengis Khan

Ini jelas menunjukkan beda besar dengan penaklukan yang dilakukan oleh bangsa Arab. Membentang dari Irak hingga Maroko, terbentang rantai bangsa Arab yang bersatu, bukan semata berkat anutan Agama Islam tapi juga dari jurusan bahasa Arabnya, sejarah dan kebudayaan. Posisi sentral Al-Quran di kalangan kaum Muslimin dan tertulisnya dalam bahasa Arab, besar kemungkinan merupakan sebab mengapa bahasa Arab tidak terpecah-pecah ke dalam dialek-dialek yang berantarakan. Jika tidak, boleh jadi sudah akan terjadi di abad ke l3. Perbedaan dan pembagian Arab ke dalam beberapa negara tentu terjadi -tentu saja- dan nyatanya memang begitu, tapi perpecahan yang bersifat sebagian-sebagian itu jangan lantas membuat kita alpa bahwa persatuan mereka masih berwujud. Tapi, baik Iran maupun Indonesia yang kedua-duanya negeri berpenduduk Muslimin dan keduanya penghasil minyak, tidak ikut bergabung dalam sikap embargo minyak pada musim dingin tahun 1973 – 1974. Sebaliknya bukanlah barang kebetulan jika semua negara Arab, semata-mata negara Arab, yang mengambil langkah embargo minyak.

Jadi, dapatlah kita saksikan, penaklukan yang dilakukan bangsa Arab di abad ke-7 terus memainkan peranan penting dalam sejarah ummat manusia hingga saat ini. Dari segi inilah saya menilai adanya kombinasi tak terbandingkan antara segi agama dan segi duniawi yang melekat pada pengaruh diri Muhammad sehingga saya menganggap Muhammad dalam arti pribadi adalah manusia yang paling berpengaruh dalam sejarah manusia.

Seratus Tokoh yang Paling Berpengaruh dalam Sejarah
Michael H. Hart, 1978
Terjemahan H. Mahbub Djunaidi, 1982
PT. Dunia Pustaka Jaya
Jln. Kramat II, No. 31A
Jakarta Pusat

h1

YUSUF DAN ZULAIHA

23 Februari 2009

Dari kisah Yusuf dan Zulaiha kita belajar bagian keindahan mana yang berperan dalam dunia cinta. Yusuf adalah putera bungsu Yakub, seorang nabi yang dikaruniai kemampuan melihat masa mendatang sebagaimana beberapa pendahulunya. Ia dimasukkan ke dalam sumur oleh kakaknya
yang iri atas ketampanan dan pengaruhnya terhadap ayah dan setiap orang yang dijumpainya.
“Bukan hanya cinta itu sendiri, tetapi keindahan juga menuntut pengorbanan.”
Beberapa pedagang yang lewat di situ melihat Yusuf di dalam sumur ketika mereka menimba air, menaikkannya dan menjualnya sebagai budak kepada gubernur Mesir, yang karena tertarik oleh ketampanannya, menjadikannya pembantu pribadi.
Zulaiha, isteri gubernur itu, makin lama makin tertarik oleh ketampanan pemuda itu. Ia berbicara kepadanya, bermain dengannya, mengaguminya, dan di matanya ia mengangkatnya dari budak menjadi seorang raja. Orang yang dikaruniai keindahan selalu menjadi raja, meskipun mereka
berpakaian compang-camping atau dijual sebagai budak.

“Raja sejati selalu menjadi raja, dengan atau tanpa singgasana.”
Teman-teman dan kenalan Zulaiha mulai menyebarkan desas-desus bahwa ia jatuh cinta pada Yusuf, dan karena manusia secara alami tertarik oleh kesalahan orang lain, hal ini pada akhirnya menempatkan Zulaiha pada posisi yang sulit.
Suatu ketika Zulaiha mengundang teman-teman dan kenalannya, menaruh sebutir jeruk dan sebilah pisau di tangan tiap tamunya, dan meminta mereka untuk mengiris jeruk ketika ia memberi isyarat. Kemudian ia memanggil Yusuf. Ketika Yusuf datang ia meminta mereka untuk mengiris jeruk, tetapi mata mereka begitu tertarik oleh penampilan Yusuf, hingga mereka bukan memotong jeruk, melainkan mengiris jari-jari mereka sendiri, dan dengan demikian menerakan cinta Yusuf keatas tangan mereka.

“Keindahan merampas kesadaran akan diri dari pecintanya.”
Zulaiha, yang sepenuhnya terpikat oleh Yusuf, melupakan apakah cintanya kepada Yusuf salah atau benar. “Nalar jatuh ketika cinta bangkit.” Mereka menjadi semakin akrab setiap hari hingga sebuah kutukan nafsu datang dan memisahkan mereka. Ketika bayangan nafsu jatuh pada jiwa Yusuf, Zulaiha kebetulan berpikir menutupi wajah pujaannya yang berada di kamarnya. Hal ini mengejutkan Yusuf sehingga ia bertanya,

“Apa yang anda lakukan?”

Dijawab,

“Aku menutupi wajah tuhanku yang memandang kita dengan mata penuh murka.”

Ini menyadarkan Yusuf. Ia melihat visi ayahnya menunjukkan jari ke arah langit. Yusuf berkata,

“Hai Zulaiha, apa yang engkau masukkan ke dalam pikiranku! Mata tuhanmu dapat ditutupi dengan selembar kain, tetapi mata Tuhanku tak dapat ditutupi. Ia melihatku di mana pun aku berada.”

“I adalah orang yang
mengingat Allah dalam kemarahan, dan takut kepada Allah dalam nafsu,”
kata Zafar.
Zulaiha, yang dibutakan oleh kegelapan yang pekat dari nafsunya, tidak tahan, dan ketika Yusuf masih menolak, nafsunya berubah menjadi murka. Ia membenci Yusuf, mengutuknya dan mengingatkannya bahwa kedudukannya adalah sebagai seorang budak yang rendah. Karena itu
Yusuf pergi meninggalkan kamar, tetapi Zulaiha menarik pakaian di bagian belakang leher Yusuf hingga robek. Kebetulan, Gubernur memasuki kamar pada saat itu. Ia terkejut melihat pemandangan di depannya, di mana baik Zulaiha maupun Yusuf tak dapat bersembunyi. Sebelum Gubernur bertanya kepadanya, untuk menyembunyikan kesalahannya, Zulaiha berkata bahwa
Yusuf telah berusaha menyentuhnya. Tentu saja hal ini membuat Gubernur marah, dan seketika ia memberi perintah agar Yusuf dipenjara seumur hidup.

“Orang yang benar mendapat cobaan lebih banyak dalam hidup daripada orang yang tidak benar.”
Penjara lebih menyenangkan bagi Yusuf yang memegang kebenaran, yang menjaga agar lenteranya tetap menyala dalam kegelapan nafsu ketika menjalani jalur cinta.
Tak lama sebelum kutukan atas Zulaiha pudar, datanglah kesedihan yang dalam. Baginya tiada akhir bagi kesedihan dan penyesalannya.

“Cinta mati dalam nafsu, dan lahir kembali dari nafsu.”
Tahun demi tahun berlalu, dan kepedihan dalam hati Zulaiha telah menguras daging dan darahnya. Pada satu sisi karena cinta kepada Yusuf, pada sisi lain karena rasa bersalah yang tanpa akhir, dan pendapat bahwa kekasihnya telah dipenjara akibat ulahnya, hampir mengambil hidupnya.
Waktu mengubah segalanya, termakuk kehidupan Yusuf. Meskipun dipenjara, ia tak menyalahkan Zulaiha, dengan alasan cintanya. Setiap hari ia menjadi semakin dalam tenggelam dalam memikirkan Zulaiha , tetapi tetap berpegang pada pendiriannya, yang merupakan tanda orang suci. Ia dicintai dan disukai orang-orang dalam penjara, dan ia menafsirkan mimpi-mimpi mereka bila diminta. Kehadiran Yusuf membuat penjara menjadi surga bagi para narapidana. Tetapi setelah kematian suaminya, Zulaiha jatuh ke dalam kesedihan yang lebih dalam.
Setelah beberapa tahun, Raja (Fir’aun) bermimpi sesuatu yang sangat merisaukannya. Tak ada orang yang mampu menafsirkannya di antara para cerdik pandai. Kemudian ia diberi tahu pelayannya tentang Yusuf dan kemampuannya dalam menafsirkan mimpi. Maka Yusuf dipanggil, dan ia dapat menafsirkannya dengan arif. Dari nasihatnya yang arif, ia sangat banyak membebaskan beban pikiran sang Raja, dan Raja mengangkatnya menjadi kepala perbendaharaan kerajaan, serta memberinya kehormatan dan kekuasaan yang mengangkatnya di mata dunia.

“Sesungguhnya kebenaran pada akhirnya akan menang.”
Kemudian kakak-kakaknya datang kepada Yusuf, dan disusul oleh ayahnya, Yakub, yang terbebas dari derita bertahun-tahun yang dialaminya akibat cintanya kepada Yusuf.

“Upah dari cinta tak pernah gagal datang kepada pecinta.”
Suatu ketika, Yusuf berkuda bersama pengawalnya, kebetulan melewati tempat di mana Zulaiha menghabiskan hidupnya dalam kesedihan. Ketika mendengar derap kaki kuda, banyak orang yang berlari untuk melihat rombongan yang lewat, dan semua berteriak,

“Itu Yusuf, Yusuf!”

mendengar teriakan itu, Zulaiha ingin melihat Yusuf sekali lagi. Ketika Yusuf melihatnya, ia tak mengenalinya lagi, tetapi ia berhenti karena beberapa wanita ingin berbicara dengannya. Ia terharu ketika melihat seorang wanita yang begitu sedih, dan bertanya kepadanya,

“Apa yang anda inginkan dariku?”
Wanita itu menjawab,

“Zulaiha masih memiliki hasrat yang sama, hai Yusuf, dan itu akan berlanjut di sini dan di akhirat. Aku menginginkan engkau, dan hanya engkau seorang yang kuinginkan.”
Yusuf menjadi sangat yakin akan keteguhan cinta wanita itu, dan terharu oleh penderitannya, menciumnya di keningnya, menarik tangannya dan berdoa kepada Allah. Doa nabi itu dan daya cinta yang tiada henti, telah menarik berkah dari Allah, dan Zulaiha memperoleh kembali kemudaan dan kecantikannya. Yusuf berkata kepada Zulaiha,

“Mulai hari ini engkau menjadi kekasihku.”

Mereka menikah dan hidup bahagia.

“Sesungguhnya Allah mendengarkan dengan penuh perhatian tangisan setiap hati yang merintih.”

>dari berbagai sumber

h1

10 Siasat Mengurangi Stres

9 Februari 2009

Oleh Gary Rosard

1.Perhatikan alam di sekeliling kita tiap hari.
Jika kita merasakan “terhubung” dengan alam, maka kita akan mengalami suatu pengalaman spiritual. Walaupun kita tinggal di tengah kota, kita tetap bisa memperhatikan langit, mengamati bulan atau bentuk pepohonan.

2.Tertawa.
Penelitian menunjukkan bahwa tertawa itu menguatkan sistim kekebalan tubuh kita.

3.Nafas dalam-dalam
Tarik nafas dalam-dalam tiap hari sambil berkonsentrasi. Sudah lama diketahui bahwa stres mempercepat laju berbagai penyakit. Maka pada waktu kita berolah raga dan melemaskan otot, jangan lupa lakukan juga program pernafasan. Hal ini akan memperlancar aliran oksigen dalam tubuh kita dan memungkinkan relaksasi.

4.Seka tubuh dengan handuk panas.
Celupkan waslap ke dalam air panas, peras, lalu gosoklah tubuh. Hal ini akan menstimulasi aliran di dalam limpa kita, membersihkan sel kulit yang mati dan membuka pori-pori agar toksin di dalam tubuh keluar. Kita akan segera merasa segar dan bersemangat.

5.Ingat 10 hal yang membuat kita bersyukur tiap hari.
Hal ini berguna untuk membantu kita mepunyai sikap yang positif terhadap kehidupan.

6.Konsentrasi ketika mengunyah makanan.
Hal ini akan membuat kita lebih memperhatikan apa yang kita makan dan menikmati apa yang sedang kita lakukan. Duduklah, makanlah tanpa tergesa-gesa dan pastikan makanan kita bergizi.

7.Lakukan dan nikmati pijat.
Sekalipun kita tidak punya uang untuk pergi ke Spa atau membayar pemijat professional, kita bisa ajak seorang teman untuk bergantian saling pijat bahu, punggung dan tengkuk kita. Cara ini sangat baik untuk mengurangi stres dari bagian-bagian tubuh kita yang biasa menyimpan stres.

8.Catat pengalaman tiap hari
Coba tuangkan dalam tulisan apa yang ada di benak kita, biarkan pikiran kita mengalir agar kita bisa menyentuh alam bawah sadar kita, meluruskan hal-hal yang membingungkan, mengurangai rasa marah atau frustrasi tentang berbagai hal dan menstimulasi pemikiran yang kreatif.

9.Lakukan meditasi atau berdoa tiap hari.
Meditasi bisa dilakukan dengan berbagai cara, tetapi semua itu mengharuskan kita untuk menenangkan pikiran kita, membuat pikiran kita beristirahat sejenak.

10.Luruskan hubungan yang mengganjal.
Rasa marah atau kesal kepada keluarga atau teman bisa berakibat buruk pada emosi maupun tubuh kita. Minta maaf atau memperbaiki hubungan yang mengganjal lebih bermanfaat bagi kita dan kesehatan kita daripada bagi orang lain.

Gary Rosard adalah Konselor Kesehatan Holistik yang bersertifikasi.
Sumber: The Body – http://www.thebody.com/content/living/art31299.html
Reply With Quote

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.